Ciri Ciri Madu Murni

Kualitas madu ditentukan oleh cara pemanenan madu, warna madu, cita rasa madu, jenis madu, komposisi madu, dan kadar air. Baik di alam maupun di peternakan lebah, waktu pemanenan madu harus diperhatikan. Pemanenan bisa dilakukan pada saat musim nektar telah berakhir 2-3 minggu. Madu yang dipanen harus memiliki kadar air di bawah 20 %. Madu yang bagus adalah yang mengandung air sekitar 17,5 %. Jika sel-sel dalam sarang madu telah ditutup oleh lapisan lilin, madu tersebut telah memenuhi syarat kadar air dan siap untuk dipanen.

Cita rasa ditentukan oleh zat yang terdapat dalam madu diantaranya glukosa, alkaloid, gula, asam glukonat, dan prolin. Rasa dan aroma madu yang paling enak adalah ketika madu baru dipanen dari sarangnya. Sesudah itu, senyawa-senyawa yang terdapat dalam madu sedikit demi sedikit akan menguap. Hal ini disebabkan senyawa yang terdapat dalam madu bersifat volatil (mudah menguap). Karena itu, untuk menjaga kualitas madu, cara memanen dan menyimpan madu haruslah diperhatikan.

Warna merupakan salah satu kriteria mutu madu. Warna madu bervariasi dari hitam, cokelat gelap hingga putih (transparan). Warna madu dipengaruhi oleh kandungan mineral, jenis tanaman asal, cara pengolahan madu seperti ekstrasi madu dan pemanasan. Warna madu yang berwarna putih paling banyak disukai. Karena itu umumnya madu yang berwarna putih harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan madu yang berwarna cokelat gelap. Selain itu, semakin gelap warna madu, biasanya aromanya semakin tajam dan keras.

Faktor lain yang menentukan kualitas madu adalah jenis lebah, jenis bunga, iklim dan musim. Kualitas menentukan harga madu. Madu yang berkualitas tinggi harganya mahal. Harga per kilogramnya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, bahkan jutaan rupiah. Selain kualitas, harga madu yang berasal dari sumber nektarnya yang sulit dijumpai harganya tinggi. Berikut ini mutu madu yang memenuhi syarat nasional Indonesia.

Cara menyimpan madu

Madu murni tidak mudah rusak. Madu bisa tahan sampai tahunan, bahkan ratusan tahun. Namun, untuk menjaga kualitasnya kita harus menyimpan madu secara baik dan benar. Madu harus disimpan di tempat yang kering (tidak lembap) dan tertutup agar tidak bereaksi dengan lingkungan sekitarnya.

Suhu optimum untuk menyimpan madu adalah 11ºC, sedangkan pada suhu 21-27ºC (suhu kamar) bisa disimpan dalam wadah kaca yang kedap udara. Selain itu, tempat penyimpan madu harus terhindar dari jangkauan sinar matahari atau cahaya lainnya. Jika terkena sinar matahari, zat bakteri dalam madu akan rusak. Selain itu, jika terkena cahaya matahari zat besi dalam madu akan teroksidasi akan menjadi lebih gelap. Proses ini akan mengurangi manfaat madu.

Penyimpanan madu tidak boleh menggunakan wadah yang terbuat dari besi dan logam lainnya. Penyimpanan madu dalam wadah yang terbuat dari besi akan menyebabkan reaksi kimia antara wadah dan asam-asam organik dalam madu yang dapat menghasilkan senyawa yang bersifat racun. Penyimpanan yang paling bagus adalah dalam wadah yang terbuat dari botol atau gelas.


=====================================

>>> Madu Zein Berasal dari 100% Madu Murni Hutan Riau Untuk Menjaga Kesehatan dan Kondisi Tubuh, Mengoptimalkan Kerja Jantung, Menambah Nafsu Makan, dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Serta Menyembuhkan Beberapa Macam Penyakit!, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Madu Murni and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>